Orang Terkaya di Indonesia 2026
Bismillah - As-salamu'alaikum, Selamat Datang kembali sahabat di Blog Kunci Sukses, Semoga kita semua dimudahkan Allah untuk senantiasa menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat, Aamiin. Pada kesempatan kali ini Kamis, 18 Juni 2026 untuk mengisi waktu luang saya akan share artikel tentang 'Orang Terkaya di Indonesia di tahun 2026'.
Daftar orang terkaya di Indonesia kembali mengalami perubahan pada Juni 2026. Sejumlah konglomerat lama masih bertahan di posisi teratas, meski nilai kekayaannya ikut bergerak mengikuti dinamika pasar dan fluktuasi harga komoditas global.
Sektor energi, perbankan, hingga tambang masih menjadi sumber utama kekayaan para taipan nasional. Namun koreksi pasar saham sepanjang tahun berjalan turut memengaruhi nilai aset beberapa pengusaha besar di Tanah Air.
Nama Prajogo Pangestu masih berada di posisi puncak dalam daftar miliarder Indonesia versi Forbes. Bos Barito Group tersebut tetap menjadi orang terkaya di RI walaupun saham-saham perusahaan afiliasinya mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir ini.
Sementara itu, pengusaha batu bara Low Tuck Kwong juga masih bertahan di jajaran elite berkat kuatnya bisnis tambang yang sebelumnya menikmati lonjakan harga komoditas. Di sektor perbankan, keluarga Hartono tetap menjadi salah satu kekuatan utama dalam daftar konglomerat terkaya Indonesia.
Siapa aja orang-orang terkaya di indonesia di tahun 2026 ini? Yuks baca artikel ini sampai selesai ya sahabat. Dan dibawah ini adalah deretan orang terkaya di indonesia versi Forbes.
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia di tahun 2026
- Prajogo Pangestu - US$20,9 miliar (petrokimia, energi).
- Low Tuck Kwong - US$16,5 miliar (batu bara)
- R. Budi Hartono - US$15,8 miliar (perbankan, rokok)
- Michael Hartono - sekitar US$15 miliar (perbankan, rokok)
- Anthoni Salim - sekitar US$11,9 miliar (diversifikasi)
- Tahir & keluarga - sekitar US$9,7 miliar (rumah sakit, keuangan)
- Sri Prakash Lohia - sekitar US$8,8 miliar (petrokimia)
- Mariana Budiman - sekitar US$6 miliar (data centers)
- Lim Hariyanto Wijaya Sarwono - sekitar US$5,3 miliar (palm oil, nikel, tambang)
- Haryanto Tjiptodiharjo - sekitar US$5 miliar (manufaktur)
Post a Comment